
Salah satu keistimewaan pada saat tahun baru Imlek yaitu, banyak saudara yang datang berkunjung dan saling bertukar cerita. Ramainya acara Tahun baru imlek jelas membutuhkan hidangan khusus.
Banyak hidangan khas tahun baru imlek yang biasanya hadir di meja makan. Salah stau kue yang selalu ada yaitu kue keranjang. Sejarah Kue keranjang merupakan kue tradisional yang ada saat Tahun Baru Imlek
BACA JUGA : Rekomendasi Tempat Kue Keranjang di Jakarta
Selain rasanya yang nikmat, kue inipun memiliki maknannya tersendiri. Untuk teksturnya yang lengket, rasa manis, serta memiliki bentuk bulat.
Untuk itu ini dia beberapa penjelasan tentang kue keranjang dan makna filosifinya bagi masyarakat Tionghoa :
Sejarah Kue Keranjang
Kue keranjang sendiri atau di Tiongkok di sebut nian gao. Kata nian berarti tahun, sedangkan gao memiliki arti kue sekaligus bermakna yang cukup tinggi.
Jadi, nian gao artinya harapan agar kehidupan di tahun baru menjadi lebih baik, lebih sejahtera, dan mengalami banyak peningkatan kehidupan yang lebih baik.
Kue keranjang juga sering dijadikan sebagai bahan untuk sembahyang dan juga persembahan dalam acara keagamaan.
Apa Makna Filosofi Kue Keranjang?
Bagi masyarakat Tioongkok, ada banyak arti yang cukup dalam yang ada pada kue keranjang, tidak hanya sekadar makanan saja, tapi juga memiliki makna yang kuat.
1. Bentuk bulat
Melambangkan keutuhan dan keharmonisan keluarga.
2. Teksturnya lengket
Dipercaya sebagai simbol perekat hubungan anggota keluarga agar tetap rukun.
3. Rasa manis
Menggambarkan harapan akan kehidupan yang manis dan penuh keberuntungan di tahun yang baru.
Karena maknannya yang cukup dalam dan berarti, kue keranjang selalu hadir di setiap hidangan saat Imlek.
Kue Keranjang Terbuat Dari Apa?
Bahan utamannya terbuat dari tepung ketan sebagai bahan dasar utama yang membuat teksturnya menjadi kenyal, gula merah atau gula aren, air dan juga minyak.
Prosesnnya sendiri di buat dengan cara dikukus hingga matang, biasanya 2-3 jam. Dan setelah matang, kue keranjang didiamkan selama beberapa hari agar teksturnya kenyal dan rasanya lebih enak.
Bagaimana Cara Menyantap Kue Keranjang?
Cara yang tepat untuk memakan kue yang satu ini dengan beberapa cara :
1. Menyantap langsung
Kamu bisa memotongnya dan juga menyajikan dengan teh hangat dan juga minuman pendamping, bisa juga di padukan dengan buah segar seperti anggur, melon dan kurma.
2. Di Goreng Tepung
Biasanya, kue keranjang akan diolah kembali dengan cara digoreng dengan telur, dikukus dengan kelapa parut, atau dijadikan isian berbagai camilan
Itu dia penjelasan tentang sejarah kue keranjang, dan maknannya yang sangat dalam. Tertarik mencoba?